Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»KPAI Sebut Bantuan Data Internet Mubazir, Saparudin : Sebaiknya Fokus
    Diskominfo Bontang

    KPAI Sebut Bantuan Data Internet Mubazir, Saparudin : Sebaiknya Fokus

    AdminBy AdminOktober 2, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Saparudin Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Bontang Saat memberi keterangan pers di Autis, Jumat(2/10/2020)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Mohammad-Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Saparudin menangggapi pernyataan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menganggap bantuan pulsa data internet mubazir.

    Menurut dia, sebaiknya KPAI fokus mencermati efektivitas bantuan kuota internet Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

    “Sebaiknya KPAI fokus untuk penanganan kekerasan terhadap anak dan ketinggalan pembelajaran,” ungkapnya kepada insitekaltim.com Jumat (2/10/2020).

    Saparudin mengatakan, disdik Bontang sangat mengerti kesulitan siswa dalam proses pembelajaran jarak jauh (PJJ).

    Peserta didik sangat terbantu dengan adanya bantuan kuota data internet Kemendikbud ini.

    “Sebaiknya kita manfaatkan yang sudah ada. Ini bentuk komitmen pemerintah dalam membantu proses PJJ,” tambahnya saat pemberian piagam penghargaan dan SK Tim Penyusun LKS untuk SMP di Aula Autis Center Bontang.

    Sebelumnya, Komisioner KPAI Retno Listyarti menilai bantuan kuota internet dari Kemendikbud salah sasaran dan pemborosan anggaran. Masalahnya terletak pada kuota belajar sebesar 30 GB tidak terpakai seluruhnya oleh siswa.

    Retno menerangkan, Kemendikbud memberikan 30 GB kuota belajar dan 5 GB kuota umum ke setiap siswa. Kuota belajar hanya bisa digunakan pada platform digital yang sudah ditentukan pemerintah.

    Sementara kuota umum digunakan untuk mengakses berbagai macam platform digital guna mencari informasi.

    Menurut Retno, kuota yang lebih sering dipakai justru kuota umum, seperti membuka youtube dan video call. Itu semua ternyata membutuhkan kuota umum.

    “Kuota belajar 30 GB yang diberikan Kemendikbud hanya terpakai 50 persen berarti kalau 30 GB hanya dipakai 15 GB berarti rugi 15 GB dan itu hilang setiap bulan secara otomatis,” ungkap Retno seperti dilansir news.detik.com (1/10/2020).

    Retno mengatakan harga per 1 GB ialah Rp 1.000. Dengan begitu, ada uang Rp 15.000 yang tidak terpakai dari setiap siswa.

    Kerugian 15 GB yang secara otomatis hangus tersebut akan menjadi kerugian negara dan memperkaya provider. Jika uang kerugian itu tepat sasaran dan dialihkan untuk pembangunan penguat sinyal di daerah terpencil, maka itu dinilai lebih bermanfaat.

    Disdik Bontang Saparudin-Disdik Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026

    Hadapi Hoaks dan AI, Literasi Informasi Jadi Tantangan Pendidikan di Era Digital

    September 24, 2026

    Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ

    September 23, 2026

    Disdikbud Samarinda Minta Penggunaan AI dan Gawai di Sekolah Dibatasi

    September 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    AminahOktober 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik setelah pemilihan rektor Universitas Mulawarman (Unmul) periode 2026–2030 belum sepenuhnya berakhir.…

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.