Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Kontribusi ke LKS, Disdikbud Bontang Apresiasi Guru Lokal
    Diskominfo Bontang

    Kontribusi ke LKS, Disdikbud Bontang Apresiasi Guru Lokal

    AdminBy AdminSeptember 29, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memberi apresiasi kepada para guru yang turut terlibat dalam penulisan lembar kerja siswa (LKS).

    LKS diperuntukan bagi para pelajar yang tidak memiliki smartphone untuk menunjang metode pembelajaran jarak jauh (PJJ).

    Adapun guru yang terlibat yakni para guru yang berasal dari beberapa sekolah di Kota Bontang.

    Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Saparudin saat dijumpai di Gedung Autis Center, Senin (28/9/2020).

    “LKS tersebut merupakan karya para guru di Bontang. Tentunya kami (Disdikbud) sangat berterimakasih dan bangga kepada guru-guru,” ucapnya.

    Dijelaskan Saparudin bahwa setiap kelas dan setiap kurikulum mata pelajaran ditangani oleh satu guru.

    “Untuk tingkat SMP memiliki enam mata pelajaran. Jadi setiap mata pelajaran dikerjakan oleh satu guru yang berbeda pada setiap kelasnya,” jelas Saparudin.

    Pada hakikatnya waktu untuk tahapan penyusunan LKS seharusnya selama 45 hari, dimana waktu tersebut digunakan untuk memperbaiki editing hingga pada proses tahapan pencetakan LKS.

    “Tahapan proses penulisan hingga selesai dicetak memerlukan sekira 54 hari. Biasanya untuk LKS paling lama itu sekitar 45 hari, karena pandemi Covid jadi sedikit terkendala,” jelas Saparudin.

    Dikatakan Saparudin, pihaknya tidak menginginkan jika dalam materi LKS memiliki muatan unsur SARA ataupun pornografi. Diakuinya, pembagian LKS tersebut sedikit terlambat dari waktu yang direncanakan.

    “Selain itu dari tahap pengeditan juga kita harus hati-hati. Jangan sampai terdapat materi yang kurang pantas untuk peserta didik. Penulisan LKS sekira 15 hari, penyaringan isi konten 25 hari serta proses akhir dipencetakan sekira dua minggu,” tutup Saparudin.

    Saparudin-Disdik Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026

    IKIP PGRI Kaltim Siapkan UKM Baru, Bidik Prestasi Mahasiswa di Tingkat Nasional

    Juni 14, 2026

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026

    Dua Bulan Pascakebakaran, Perbaikan Delapan Ruang Kelas SMPN 2 Samarinda Segera Dilelang

    Juni 12, 2026

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.