
Reporter : Yuli – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Kota Bontang telah mendapat alat Rapid Test sebanyak 80 unit dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Alat tersebut merupakan bagian dari 2.400 unit yang dikirimkan ke Kaltim.
Beberapa daerah di Kaltim telah menjalani Rapid Test untuk menguji apakah mereka positif atau negatif Virus Corona (Covid-19).
Test tersebut diberikan kepada masyarakat, perawat, bahkan Anggota DPRD juga tak ketinggalan ikut melakukan Rapid Test.
Disinggung soal pemberian alat Rapid Test kepada anggota DPRD, Ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam, mengatakan belum ada rencana untuk melakukan Rapid Test kepada anggota DPRD. Kami lebih memprioritaskan masyarakat.
“Belum ada rencana untuk Rapid Test,” ujarnya.
Menurutnya, banyak masyarakat dan tenaga medis di Bontang, perlu dilakukan Rapid Test, selain itu alatnya juga tidak banyak, pasalnya dari 5000 unit yang di ajukan Bontang hanya mendapatkan 80 unit.
“Bontang memang mendapatkan Rapid Test, tapi hanya 80 unit dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. tapi itu diperioritaskan untuk masyarakat dan tenaga medis yang lebih membutuhkan,”ujarnya.
Lebih lanjut, Andi Faisal mengatakan, seandainya alat tersebut yang diberikan lebih, pihaknya tetap memprioritaskan masyarakat dan tenaga medis.
“Seandainya alat kita lebih, dan ada bagian untuk test para anggota DPRD, kita tetap perintahkan untuk prioritaskan masyarakat seperti pasien yang mempunyai gejala, dan itu harus di tes jangan sampai tidak,”tandasnya.

