Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memberikan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya kepada 322 aparatur sipil negara (ASN) sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian, integritas, dan dedikasi mereka dalam pelayanan publik.
Penganugerahan dipimpin langsung Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di Gedung Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim pada Kamis, 27 November 2025 bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-54.
Penghargaan Satyalencana Karya Satya diberikan kepada ASN dengan masa kerja 30 tahun (XXX), 20 tahun (XX), dan 10 tahun (X) tanpa catatan pelanggaran disiplin sebagai bentuk penghormatan negara atas pengabdian jangka panjang.
“Satyalencana ini adalah bentuk dedikasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada ASN yang telah mengabdi selama tiga dekade, dua dekade, dan satu dekade,” ujar Rudy Mas’ud dalam sambutannya.
Menurutnya, lamanya masa kerja bukan hanya soal durasi, tetapi juga konsistensi dalam disiplin, integritas, dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
Tahun ini, sebanyak 322 ASN menerima penghargaan tersebut. Dari jumlah itu, 156 penerima hadir langsung (luring) dan 166 lainnya mengikuti secara daring.
“Yang menerima hari ini sekitar 322 ASN. Yang hadir langsung 156 orang dan daring sekitar 166 orang,” jelas Rudy.
Pelaksanaan secara hybrid ini, lanjutnya, menunjukkan komitmen Pemprov Kaltim untuk tetap menjaga kelancaran acara tanpa mengurangi makna dan nilai penghargaan.
Gubernur menekankan bahwa Satyalencana bukan sekadar seremoni, tetapi harus menjadi pemicu semangat bagi seluruh ASN agar terus meningkatkan kualitas diri dan pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini diberikan agar ASN lebih adaptif, lebih disiplin, lebih kontributif, dan yang paling utama melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa nilai kejujuran, kedisiplinan, dan ketulusan dalam melayani masyarakat merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional dan dipercaya publik.
“Ini bentuk apresiasi kepada ASN kita yang disiplin, jujur, dan melayani dengan sepenuh hati,” tambahnya.
Rudy menutup sambutannya dengan menekankan pentingnya peningkatan kompetensi ASN seiring dinamika pembangunan dan kompleksitas kebutuhan masyarakat.
“Kami mendorong seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensinya agar mampu menjawab tantangan zaman dan tuntutan masyarakat,” pungkasnya.
Pemprov Kaltim berharap penganugerahan Satyalencana Karya Satya ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh ASN di Kaltim untuk terus menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan pelayanan publik yang berkualitas.

