Artikel ini telah dilihat : 330 kali.
oleh

Satpol PP akan Bersihkan APK Dalam 3 Hari

Reporter: Mohammad-Editor: Redaksi

Insitekaltim, Samarinda – Alat peraga kampanye (APK) menjadi bagian dari semaraknya pesta demokrasi. APK umumnya dipasang sejak masa kampanye dibuka.

Menjelang masa tenang pemilihan wali kota dan wakil wali kota Samarinda 2020 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda akan melakukan penertiban APK.

Kasi Bina Potensi Masyarakat Bidang Linmas Satpol PP, Supian Hadi Emon mengatakan bahwa sebelumnya telah mengadakan rapat bersama Bawaslu, DLH, Kesbangpol, Dishub dan beberapa pejabat di lingkungan Satpol PP.

“Rencananya kami akan menertibkan APK 3 hari 6-8 Desember 2020 pada masa tenang,” ungkap Emon saat ditemui insitekaltim di ruang kerjanya Kantor Satpol PP Samarinda, Jumat (4/12/2020).

Petugas yang terlibat di dalam penertiban APK ini akan bergerak mulai pukul 08.00 Wita. Setidaknya ada 200 personel akan dikerahkan di 10 kecamatan di Kota Samarinda.

“Jadi pemilu sebelumnya, pukul 00.00 Wita sudah bergerak melakukan penertiban. Pilkada ini kita mengubah pola karena mengingat kesehatan para anggota dan juga musim hujan, apalagi di masa pandemi gini. Jadi berdasarkan kesepakatan, kita mulai bergerak pada pagi hari,” tuturnya.

Baca Juga :  Hasbullah Kawal Pokir yang Tertunda di Masa Jabatan yang Baru 

Emon pun menyatakan bahwa untuk teknis di lapangan tentu akan berkoordinasi dengan panwascam setempat setiap kecamatan.

“Sebelum menurunkan APK, kita saling berkoordinasi terkait mana yang melanggar PKPU dan tidak sesuai ketentuannya. Tentunya APK dari masing-masing pasangan calon (paslon) seperti baliho, sepanduk, umbul-umbul, stiker dan lainnya. Bahkan APK pada angkutan umum juga termasuk, nanti kita berkoordinasi dengan Dishub,” jelasnya.

Satpol akan melepas APK yang mudah dijangkau. Dia menambahkan, pelepasan APK akan semaksimal mungkin dikerjakan selama tiga hari.

“Kan tanggal 9 Desember itu sudah pilkada. Paling tidak, 8 Desember sore sudah bersih untuk APK di Samarinda,” tegas Emon.

APK yang sudah dilepas semua akan diserahkan kepada Bawaslu.

“Kita tidak ada ranah untuk pemusnahan hanya membantu pelepasan APK. Selanjutnya pihak Bawaslu yang akan menangani. Intinya titik akhirnya Bawaslu,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot News