Artikel ini telah dilihat : 400 kali.
oleh

Pembongkaran Rumah Warga di Bantaran SKM Ditunda

Reporter : Samuel – Editor : Redaksi

Insitekaltim, Samarinda-Pembongkaran pemukiman warga di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) batal dilakukan pada Senin (6/7/2020).

Pembongkaran tertunda atau batal dilaksanakan karena akan ada aksi penyampaian pendapat di muka umum dari mahasiswa Kota Samarinda pada hari yang sama.

Kepala Satpol-PP Samarinda, HM Darham mengkonfirmasi isu penundaan tersebut menyampaikan penggeseran jadwal akan berpengaruh pada jadwal estimasi pembongkaran. Sebelumnya waktu pembongkaran diestimasikan selesai dalam waktu 3 hari.

“Digeser juga estimasinya,” sebut Darham Jumat (3/7/2020).

Darham menuturkan semua tim sudah diberikan surat dan informasi soal penggeseran waktu pembongkaran. Ditanya terkait kondisi di lapangan ia mengatakan kondisi aman dan kondusif saat akan dilakukan pembongkaran.

“Kita sudah cek ke lapangan, harapannya semua janji-janji dari Pemkot bisa segera dipenuhi. Jadi kita nanti membantu saja untuk pembongkaran,” jelas Darham.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Samarinda, Kompol Erick Budi Santoso membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan demonstrasi Senin nanti akan dilakukan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur (DPRD Kaltim).

“Jadi kami minta diundur karena plotingnya kepolisian akan fokus pengamanan aksi mahasiswa, sehingga kami minta ke Pemkot Samarinda untuk dijadwalkan lagi waktunya,” ucap Kompol Erick.

Erick menyebut untuk pengamanan pembongkaran bantaran SKM, Pemkot meminta kepada Polresta Samarinda menurunkan 60 personil pengamanan. Polresta Samarinda akan bekerjasama dengan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) serta Intel dalam pengamanan tersebut.

“Untuk melihat tingkat kerawanannya, kalau memang dibutuhkan lebih banyak, pasti kita tambahkan,” tandas Erick.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed