Artikel ini telah dilihat : 342 kali.
oleh

Meski Menghadapi Gelombang Kedua, Samarinda Tetap Fase Relaksasi

Reporter : Samuel-Editor : Redaksi

Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda belum berencana membatalkan fase relaksasi meskipun Samarinda telah terindikasi masuk dalam gelombang kedua penyebaran Covid-19.

Menanggapi pertanyaan wartawan saat press conferensi, Selasa (14/7/2020) pagi di Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Kabid P2P Dinas Kesehatan Samarinda dr Ossa Rafshodia yang diberi kepercayaan menjawab pertanyaan wartawan soal kemungkinan pencabutan fase relaksasi, menegaskan bahwa Pemkot Samarinda belum berencana membatalkan fase relaksasi yang saat ini sedang berlangsung.

“Dengan adanya transmisi lokal di Samarinda, maka kami merekomendasikan untuk tetap lakukan pengetatan pelaksanaan protokol kesehatan di masa relaksasi. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang telah melakukan fase relaksasi,” jawab dr Ossa.

Ossa menyampaikan bahwa fase relaksasi akan tetap dibuka sebab dari laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dalam waktu dekat kurva epidemologi nasional penyebaran Covid-19 akan masuk dalam fase penurunan.
Sebelumnya, Wali Kota Syaharie Jaang mengimbau warga Samarinda mematuhi protokol kesehatan menghadapi gelombang kedua pandemi virus corona ini.

“Saya imbau warga lebih patuh menerapkan protokol kesehatan. Kuncinya adalah taat terhadap tiga protokol kesehatan yaitu memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” pesan Jaang.

Gelombang kedua Covid-19 ini ditandai dengan penyebaran virus yang diduga menyebar dari hewan jenis kelelawar yang kemudian juga menyerang 19 tenaga medis di RS IA Moeis Samarinda (transmisi lokal).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed