Insitekaltim, Samarinda – Membaiknya kondisi perdagangan global, ikut mempengaruhi penurunan harga plastik yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir, di Pasar Segiri.
Demikian Adhi (29 th) pedagang di Pasar Segiri saat bincang-bincang dengan Insitekaltim.com, Selasa, 9 Juni 2026 saat memantau perkembangan harga komoditas, pasca Iduladha.

Ia mengaku, untuk plastik yang beberapa pekan lalu melonjak, kini kondisinya berbeda. Ada juga jenis plastik yang harganya masih bertahan, tapi ini tidak mempengaruhi harga komoditas kebutuhan rumah tangga.
“Beberapa waktu lalu saat harga plastik naik, yang menyentuh Rp83 ribu per ikat. Sempat membuat pedagang sibuk mengatur harga barang konsumsi, agar meringankan konsumen, khususnya ibu rumah tangga” jelas Adhi seraya menambahkan “kini harga plastik sudah normal yaitu Rp.68.500 per ikat”.
Lebih jauh tentang harga bahan pokok, khususnya ayam potong. Eka (36 th) pedagang Pasar Segiri mengaku, harganya mulai bergerak naik.
Pedagang ayam di Pasar Segiri, Eka mengatakan, harga ayam potong saat ini naik dari Rp50 ribu menjadi Rp55 ribu per ekor. Kenaikan tersebut terjadi dalam tiga hari terakhir.
“Sudah tiga hari ini naik. Memang biasanya harga ayam seperti itu, naik turun,” ujarnya, di Lapak Los Ayam Pasar Segiri, Selasa, 9 Juni 2026.
Menurut Eka, ayam yang dijual rata-rata memiliki berat sekitar dua kilogram per ekor. Meski harga naik, pasokan masih berjalan normal karena dirinya mengambil langsung dari peternak.
Namun, kenaikan harga tidak diikuti dengan meningkatnya penjualan.
Ia mengaku, daya beli masyarakat justru mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.
“Pembeli menurun banget. Memang belakangan ini lagi sepi,” katanya.
Dalam sehari, Eka mampu menjual sekitar 200 hingga 300 ekor ayam. Selain melayani pembeli umum, sebagian pasokan ayamnya juga diserap oleh sejumlah rumah makan di Samarinda.
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga ayam tersebut dan hanya mengikuti harga yang berlaku dari pemasok.

