Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    90 Ribu Kuota Tersisa Hingga Juni, Harum Ingatkan Mahasiswa Segera Daftar Gratispol

    Mei 24, 2026

    Fitur Baru Instagram, Instants: Spontan Atau Waspada?

    Mei 23, 2026

    Samarinda Masih Dikepung Genangan, DPRD Singgung Sedimentasi dan Anak Sungai yang Menyempit

    Mei 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Maratua Tanpa Akses, Seperti Pungguk Merindukan Bulan
    Nasional

    Maratua Tanpa Akses, Seperti Pungguk Merindukan Bulan

    SukriBy SukriJuli 29, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Suasana di Pantai Kuta Bali
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bali – Berharap kawasan Derawan dan Maratua bisa menyamai destinasi wisata di Bali nampaknya hanya kemustahilan. Ibarat pungguk merindukan bulan.

    Para calon investor dan pengusaha wisata di Bali sebenarnya bisa membantu mengangkat pariwisata Kaltim, namun ada syaratnya.

    “Kami hanya butuh dua. Akses dan dukungan kebijakan (peraturan),” kata Sugeng, seorang pengusaha bidang pariwisata saat mengikuti Regional Investment Forum di Bali Dynasty Resort Kuta, Kamis (28/7/2022).

    Sugeng yang biasa mendatangkan wisatawan dari berbagai negara di dunia itu menjelaskan, hal terpenting yang harus dipenuhi pemerintah adalah membuka akses dan mendukungnya dengan kebijakan yang selaras di daerah.

    Akses yang dimaksud misal perlu adanya penerbangan dari Bali, langsung ke  Maratua. Sebab saat ini, akses itu belum dipikirkan oleh pemerintah.

    Bayangkan saja kata Sugeng, ketika dia akan menawarkan paket wisata ke Derawan, Maratua dan sekitarnya, maka pelancong domestik maupun mancanegara masih harus menghabiskan waktu dalam perjalanan yang tidak sebentar.

    Dari Bali, wisatawan harus ke Balikpapan dulu. Itupun tidak semua penerbangan direct flight (penerbangan langsung). Lebih banyak transit di Surabaya. Setibanya di Balikpapan mereka tidak bisa langsung menuju Maratua, tapi masih harus bermalam di Balikpapan.

    “Lantas apa yang mereka dapat di Balikpapan? Nothing. Itu bukan sesuatu yang mereka cari,” beber Sugeng.

    Besoknya, mereka masih harus terbang ke Bandara Kalimarau di Tanjung Redeb. Wisatawan belum juga sampai ke tujuan. Bila beruntung mereka bisa terbang langsung menggunakan pesawat ke Pulau Maratua yang sudah tersedia bandara.

    Tapi bila tidak, para turis harus menggunakan jalur darat ke Tanjung Batu selama beberapa jam dan melanjutkan menggunakan speed boat untuk beberapa jam lagi. Atau kembali bermalam di Tanjung Redeb. Esok harinya baru lanjut ke Derawan dan Maratua. Pulang dan pergi, mereka sudah harus menghabiskan waktu 4 sampai 5 hari.

    Sugeng menjelaskan para turis dari kawasan Asia Pasifik biasanya menggunakan waktu liburan selama 7 hari. Sementara dari Eropa dan Amerika sekitar 14 hari hingga 21 hari.

    “Itulah yang dimaksud akses tadi. Harus ada penerbangan langsung ke Maratua dari Bali. Itu yang seharusnya dipikirkan dan diperjuangkan oleh pemerintah,” tandasnya.

    Bila itu bisa dilakukan, maka menurut Sugeng tidak akan sulit membuat paket wisata ke Maratua dan Derawan serta destinasi wisata lain yang menjadi unggulan Kabupaten Berau.

    bali Berau derawan Kaltim Maratua
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sukri

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    90 Ribu Kuota Tersisa Hingga Juni, Harum Ingatkan Mahasiswa Segera Daftar Gratispol

    R’syaMei 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mengingatkan seluruh mahasiwa Kaltim untuk memanfaatkan…

    Fitur Baru Instagram, Instants: Spontan Atau Waspada?

    Mei 23, 2026

    Samarinda Masih Dikepung Genangan, DPRD Singgung Sedimentasi dan Anak Sungai yang Menyempit

    Mei 23, 2026

    Kenapa Samarinda Akhir-Akhir Ini Sering Hujan? Kadang Cuma Satu Daerah yang Diguyur Deras

    Mei 23, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026
    1 2 3 … 3,103 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.