Artikel ini telah dilihat : 145 kali.
oleh

Jelang Lebaran Harga Bahan Pokok di Balikpapan Aman

Reporter: Asih – Editor: Redaksi

Insitekaltim, Balikpapan – Sekitar dua pekan menjelang hari raya Idulfitri 1442 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang terdiri dari Dinas Perdagangan (Disdag) dan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya, melakukan sidak kesediaan dan harga bahan pokok di Pasar Klandasan.

Di lokasi itu, tim memantau harga sejumlah komoditas seperti daging sapi segar, daging ayam, ikan, telur, dan sayur mayur, termasuk memeriksa timbangan dari para pedagang.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyempatkan berdiskusi dengan sejumlah pedagang telur. Para pedagang mengaku terdapat penurunan harga bahan pokok, mulai dari harga telur yang awalnya seharga Rp2.000 menjadi Rp1.500 per butir.

“Begitu juga dengan harga bawang merah dan bawang putih yang masih standar Rp29.000 per kilogram,” tuturnya

Ia menjelaskan, karena penurunan ini, situasi bahan pokok terbilang aman dan stabil.

“Nanti kita akan lihat lagi mendekati lebaran tapi sekarang ini kita bisa pantau langsung dan kita bisa lihat langsung bahwa harga-harga sebelumnya menurun dan persediaan cukup baik begitu,” ucap Rizal.

Menurutnya, harga cabe rawit masih belum stabil. Saat ini, masih terdapat harga yang cukup tinggi, bahkan mencapai Rp80.000 per kilogram.

“Namun untuk  kondisi sekarang bagus dan juga situasi sekarang harga tidak terlalu tinggi kenaikannya, sehingga hasilnya sementara bagus dan baik,” lanjutnya.

Selain itu, dia mengimbau kepada masyarakat Kota Balikpapan untuk tidak berbelanja secara berlebihan. Apalagi untuk disimpan dalam jumlah besar.

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk masyarakat Kota Balikpapan. Ketersediaan sembako aman,” tuturnya.

Sebagai langkah antisipasi kenaikan harga, Rizal meminta Disdag Kota Balikpapan untuk terus memonitor pergerakan harga kebutuhan pokok setiap harinya.

“Kami juga meminta laporan dari pihak terkait untuk menyampaikan informasi terkait stok bahan kebutuhan pokok,” ujarnya.

Rizal meminta kepada para pelaku usaha untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat atau konsumen terkait harga kebutuhan pokok. Harga yang diberikan harus sesuai dengan kondisi riil yang ada, agar tidak terjadi penumpukan stok bahan pokok.

“Masyarakat juga diharapkan untuk tidak terlalu panik dan khawatir karena bulan Ramadan ini memiliki berkah yang luar biasa,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot News